Ebook 1001 kisah Teladan Islam sangat baik dan banyak manfaatnya untuk menjadi petunjuk arah kehidupan yang lebih baik dan bermakna. klik DOWNLOAD!
Ebook ini membahas tentan :
- NABI DAUD......
- PERANG SAUDARA......
- NABI SULAIMAN DAN RATU BALQIS......
- HUKUMAN ALLAH TERHADAP BANI ISRAEL....
- PERGOLAKAN DI ANTARA DUA FAHAMAN....
- DLL....
Untuk lebih lengkapnya silanhkan klik DOWNLOAD!
Ebook ini terdapat nasehat-nasehat yang sangat bagus yang mampu merubah prilaku dari yang buruk menjadi prilaku yang lebih baik dengan ahlak yang muliah di hadapan Allah SWT...
Silahkan di baca sajaya.... klik DOWNLOAD!
Silahkan saja di download :
Berzikir akan mendekatkan diri sedekat-dekatnya pada Allah...
Bersalawat akan mendekatkan diri pada Rasulullah...
Jika kita dekat dengan keduanya maka kehidupan dunia menjadi Surga dan Akhirat menjadi SURGA YANG ABADI!. Untuk lebih memahami zikir dan kedalaman zikir bacalah ebook ini :
Klik DOWNLOAD
7. Sejarah Sunan Yang Ada di Indonesia
Ebook ini akan menambah wawasan anda tentang sunan-sunan yang pernah ada di Indonesia. Langsung saja Klik DOWNLOAD
Ebook ini berisi tentang riwayat para penyebar agama Islam di Nusantara ini, Semoga Ebook ini menjadi sumber inspirasi dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.
Silahkan saja Klik DOWNLOAD
11. KISAH NABI YUSUF
Kisah ini adalah kisah paling menakjubkan. Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkannya secara lengkap dan memaparkannya dalam satu surat khusus secara terperinci dan jelas. Membaca surat ini saja sudah cukup sehingga tidak butuh penafsiran. Dan dalam surat ini (Surat Yusuf), Allah Subhanahu wa Ta'ala menguraikan keadaan Nabi Yusuf ‘alaihissalam mulai dari awal hingga akhir kisah. Lengkap dengan peralihan tempat kejadian, pergantian situasi dan keadaan.
Untuk membacanya silahkan Klik DOWNLOAD!
Al-Ghazali mengelompokkan filsafat Yunani menjadi tiga aliran, yaitu: 1) Dahriyyun (mirip aliran materialisme), 2) Thabi’iyyun (mirip aliran naturalis), 3) Ilahiyyun (nirip aliran Deisme). Menurut al-Ghazali, yang pertama, Dahriyyun, mengingkari keterciptaan alam. Alam senantiasa ada dengan dirinya sendiri, tak ada yang menciptakan. Binatang tercipta dari sperma (nutfah) dan nutfah tercipta dari bintang, begitu seterusnya. Aliran ini disebut oleh al-Ghazali sebagai kaum Zindik (Zanadiqah).
Untuk membacanya silahkan Klik Download
Al-Imâm Abu Hamid Muhammad ibn Muhammad al-Ghazali (w 505 H), nama yang sangat akrab dengan kita, seorang teolog, sufi besar, seorang yang ahli dalam banyak disiplin ilmu. Dalam kitab karyanya yang sangat agung; Ihya’ Ulumiddin, pada jilid pertama menuliskan bab khusus tentang penjelasan akidah mayoritas umat Islam; akidah Ahlussunnah, yaitu pada bagian Qawa’id al-Aqa’id.
Untuk membacanya silahkan Klik Download
Syekh Siti Jenar Menyatu Dengan Dzat (Ajal) Syahdan di tepi jalan perkampungan Negeri Demak, seorang lelaki paruh baya berjalan dengan tenang. Wajahnya putih memancarkan cahaya, janggut serta cambang berwarna kebiruan. Rambut dikepalanya tertutup blangkon berwarna hitam garis pinggir merah menyala, begitu juga sorban, gamis dan jubahnya dengan latar hitam bercorak merah. Lelaki paruh baya itu bertubuh sedang, berjalan tenang, lengan kanannya menggenggam tasbih seraya mulutnya komat-kamit mengumandangkan dzikir.
Untuk membacanya silahkan Klik Download
Ilmu kasyaf atau yang lebih dikenal dengan ilmu laduni (ilmu batin) tidaklah asing ditelinga kita, lebih – lebih lagi bagi siapa saja yang sangat erat hubungannya dengan tasawuf beserta tarekat-tarekatnya. Kata sebagian orang: “Ilmu ini sangat langka dan sakral. Tak sembarang orang bisa meraihnya, kecuali para wali yang telah sampaipada tingkatan ma’rifat. Sehingga jangan sembrono untuk buruk sangka, apalagi mengkritik wali-wali yang tingkah lakunya secara dhahir menyelisihi syariat. Wali-wali atau gus-gus itu beda tingkatan dengan kita, mereka sudah sampai tingkatan ma’rifat yang tidak boleh ditimbang dengan timbangan syari’at lagi”. Benarkah demikian? Inilah topik yang kita kupas pada kajian kali ini.
Untuk membacanya silahkan Klik Download
Sesungguhnya orang yang faqih itu adalah dinilai dengan perbuatannya Bukanlah orang yang faqih itu dinilai dengan ucapan dan perkataannya Begitu juga pemimpin itu adalah dinilai dengan kemuliaan akhlaknya Bukanlah pemimpin itu dinilai dengan banyaknya pengikut dan pembelapembelanya.
Untuk membacanya silahkan Klik Download
Nafsuku padam tatkala ubun-ubunku menyala. Malamku gelap gulita ketika bintang bersinar terang. Wahai burung hantu yang hinggap di atas ubun-ubunku! Ketika burung gagak terbang dariku, kau kunjungi daku dan kau lihat tubuhku semakin rapuh. Memang setiap tempat yang kau kunjungi bererti itulah tempat-tempat kerapuhan.
Masihkah dapat kunikmati manisnya hidup, meskipun rambutku semakin menipis dan ubanku semakin menyebar, sulit untuk disemir ? Ketika usia senja seseorang telah datang dan rambutnya semakin memutih, hendaknya dia segera menumpas keseronokan serta kekejian hari-harinya dengan kebaikan.
Untuk membacanya silahkan Klik Download